What's hot

Ultah Pertama Kota Hati Nusantara,  Warga PPU Jangan Jadi Penonton di Ibukota Baru Nusantara

Pena Berita Nusantara.com – Ulang Tahun Pertama Komunitas Tata Hati Nusantara (Kota Hati Nusantara) digelar di Panta Tanjung Jumlai, KelurahanTanjung Tengah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, pada Minggu 21 Desember 2025.

Ketua Umum Kota Hati Nusantara I Nyoman Sukadarma, dalam sambutannya ia mengungkapkan bahwa mencapai satu tujuan untuk sukses itu yang paling menjadi perhatian adalah tentang disiplin, “disiplin yang paling kita bisa pegang adalah disiplin waktu,” tegas dia.

“Kalau disiplin waktu sudah kita pegang asalkan kita berani berkomitmen bahwa saya pada hari ini, jam sekian akan melakukan sesuatu, dikomitmenkan dalam diri, sebenarnya pilihannya hanya ada dua, bisa atau tidak, kalau bisa saya nyatakan bisa,” demikian tegas Man Balian saat memberikan sambutan dihadapan orang orang penting seperti Anggota DPRD PPU Jamaluddin Tanjung, Sri Rohani Notaris, para Ketua Paguyuban dan beberapa tokoh penting lainnya beserta undangan.

“Apa yang saya sampaikan ini sama sekali sodara tak boleh tersinggung, karena disiplin waktu itu sangat penting kita pegang, karena dari sanalah sesuatu akan kita capai, kebahagiaan hanya bisa kita capai dengan berkomitmen dengan disiplin waktu agar tidak ada penyesalan di belakangnya,” tambah Man Balian, panggilan akrabnya sehari hari.

Kota Hati Nusantara didirikan pada 2024, Akte Notaris dibantu oleh Astri Lena, atas support juga dari ibu Sri Rohani, payung hukum dari Kemenkumham juga sudah turun, hingga hari ini masih proses mengenai beberapa persyaratan di Kesbangpol Kabupaten PPU.

“Di tahun 2024 kita sudah mengadakan beberapa kegiatan antara lain, kita telah mengadakan Run and walk dari kantor bupati baru menuju kantor bupati lama sejauh 5 kilometer, kita juga sudah sempat mengadakan bedah rumah di Kecamatan Waru, ada tiga rumah kita bedah di sana,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, Kota Hati Nusantara punya 3 program, yang pertama motivating, kedua healing, dan yang ketiga adalah refreshing, refreshing akan menghasilkan kebahagiaan, healing akan menghasilkan kesehatan dan yang ketiga adalah motivating akan menghasilkan kesuksesan.

Man Balian meyakinkan, bahwa komunitas ini sangat bisa dimanfaatkan bersama, artinya warga PPU sebagai tuan rumahnya Ibukota bru Nusantara (IKN), jangan hanya sebagai penonton.

Ikutlah bermain, ikutlah berperan dan mengambil manfaat dengan ibukota baru Nusantara, maka bagai mana agar bisa mendapatkan manfaat itu, warga PPU harus bisa meningkatkan kualitas diri, itulah yang dibantu, dengan motivating dari Kota Hati Nusantara.

“Kita memberikan motivasi motivasi kewirausahaan, kita memberikan celah celah atau peluang peluang usaha, kita ada di antara anggota atau di luar anggota ada yang memiliki sebuah gagasan, sebuah ide atau ada cara keluar dari kesulitan, itu boleh ngobrol sama kita, kita bersama sama mencarikan solusi, bukan hanya saya sebagai ketua umum yang mencarikan solusi tapi kita bersama sama mencarikan solusi, kesulitan apa yang kita hadapi,” ujarnya.

Demikian juga bersama sama mencarikan solusi atau peluang peluang yang ada, sehingga anggota Kota Hati Nusantara kedepannya mudah mudahan tidak ada lagi masyarakat yang sampai tidak sejahtera, ini penting, sebagai tuan rumah jangan cuma menonton saja gemerlapnya ibukota,” kita tak dapat apa apa ini salah, salahya dimana, mungkin Sumber Daya Manusia (SDM) kita yang perlu ditingkatkan,” tandasnya.

Kota Hati Nusantara memiliki sejumlah aset antara lain,” ada Baja Loka Villa and Rest Area dan lain lain, ini kita dedikasikan buat masyarakat, bila ada warga masyarakat memerlukan out dor halaman yang memadai dengan suasana pantainya, silahkan dipergunakan, tinggal kontak saja pengelolanya nanti kita lakukan kordinasi dan bisa kita bantu, kedepan kita harus berhasil dan bisa memanfaatkan peluang peluang yang ada,” harapnya.

Sesuatu bisa terjadi kalau kita berani memulai, kadang kadang kalau kita diam saja tidak menangkap peluang, maka kita tak akan dapat apa apa, jangan salahkan jika kemudian kalau teryata para pendatang yang baru, semua mengabil peluang peluang yang ada, itu karena kita tak gereget mengambilnya.

Jadi kita sebagai tuan rumah harus meningkatkan kualitas diri sehingga bisa dan dapat mengambil peluang peluang usaha yang ada, jangan sampai kita terpinggirkan, jangan salahkan siapa siapa karena memang kitalah yang kurang semangat.

Hal hal yang belum kita pahami, jika dipelajari pasti semua akan bisa, tidak ada yang tidak mungkin, sepanjang kita mau berusaha secara maksimal, sabar berproses, ikhlas berserah, jangan ujup ujup ikhlas hidup saya seperti ini, padahal usahanya belum maksimal.

Hidup ini ditakdirkan siang dan malam, pada saat matahari terbit kita harus berusaha apapun, mencari nafkah, pada saat malam matahari terbenam kita istirahat, jadi di healing ini kami biasakan istirahat maksimal pukul 10 malam, bangun pukul 5 pagi, kalau cuaca bagus jogging jalan jalan, biasakan seperti itu, jadi dengan membiasakan diri dengan pola hidup sehat, maka mudah mudahan kehidupan kita tidak mengalami hal hal yang tidak kita inginkan.

Refreshing bagaimana kita merefresh diri, membahagiakan diri, membahagiakan diri jangan tergantung dompet tebal baru bahagia, bukan itu, bahagia itu dimulai dari hati yang penuh rasa syukur, kalau kita bisa bersyukur, apapun situasinya pasti akan bahagia.

Teman teman yang menemani saya dari awal pasti tahu saya tak pernah bersedih, saya selalau menebarkan semangat, di fb saya kalau dicek itu selalu motivasi dan ternyata dengan kita memelihara kualitas diri, semesta berkehendak, dalam 4 tahun ini saya diterima dengan baik oleh masyarakat PPU.

“Itulah yang menjadi panggilan hati saya untuk berbagi, saya ingin keberadaan kita di Kota Hati Nusantara ini bermanfaat bagi kita semua, tiga konsep Kota Hati yakni motivating, healing dan refreshing, dengan motivasi kita semangat, melihat peluang usaha sehinga tercapai kesuksesan, dengan healing kita menjalankan pola hidup sehat sehingga tercapai kesehatan jasmani dan rohani, dengan refreshing kita menciptakan kebahagiaan hidup, bahagia, tenang dan damai,” ujar Man Balian. (Edys jl/Iskandar)

 

 

Tags :

Iskandar MD

Related Posts

Must Read

Popular Posts

Tekan Angka Stunting, TP PKK Kabupaten PPU Rutin Lakukan Peninjauan Kegiatan Intervensi Spesifik

Pena Berita Nusantara, Penajam Paser Utara, Kaltim – Dalam rangka menekan angka stunting di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten PPU secara rutin melakukan peninjauan kegiatan intervensi spesifik di wilayah benuo taka PPU. Seperti tampak pada Rabu, (26/6/2024). Ketua TP PKK Kabupaten PPU, Linda Romauli Siregar didampingi anggota PKK Kabupaten PPU...

Makmur Marbun Dampingi Pj Gubernur Kaltim Sosialisasi Pembangunan Pengendalian Banjir di Sepaku

PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun hadir mendampingi Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik dalam rangka  sosialisasi penanganan dampak sosial kemasyarakatan pembangunan pengendalian banjir sungai Sepaku di kelurahan Sepaku, Sabtu, (29/6/2024). Dalam sosialisasi ini Pj Gubernur Kaltim  juga didampingi Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto dan Pangdam VI Mulawarman...

© Copyright 2024 by Pena Berita Nusantara