Penaberitanusantara.com -Penajam- Kapal Motor Penumpang (KMP) Muchlisa merupakan salah satu dari beberapa kapal yang digunakan untuk penyeberangan warga Penajam dan Balikpapan, pada Senin sekira pukul 13.00 WITa. menemui hari naasnya, yakni karam dan tenggelam di teluk Balikpapan saat melakukan pelayaran Penajam-Balikpapan (5/5/2025).
Dari hasil pengumpulan data dilapangan, Binpotmar Posal Penajam melaksanakan SAR Kapal tenggelam KMP Muchlisa di Perairan teluk Balikpapan. Dikabarkan pada pukul 13.00 Wita komponen As Propeller pada mesin patah dan dilepas. Setelahnya kapal mengalami kebocoran lalu karam dan hampir tenggelam, Pada Pukul 13.20 Wita Evakuasi terhadap 22 penumpang ke KMP 3 Anugerah.
Pada Pukul 14.10 Wita evakuasi rampung dilaksanakan, penumpang dipindahkan ke KMP 3 Anugerah pada pukul 15.00 Wita Kapal karam dan tenggelam.
Dilaporkan pula bahwa diantara 22 penumpang yang selamat masih ada dua korban yang belum ditemukan. Yaitu Ilham laki-laki sebagai anak Buah Kapal (ABK) satu lagi Ayu Perempuan sebagai Chip di kapal.
Hingga berita ini dinaikkan, Binpotmar Posal Penajam Beserta instansi terkait untuk sementara masih melakukan Operasi Pencarian dan penyelamatan. Mengetahui seluruh penumpang yang berada di atas kapal dinyatakan selamat dan berhasil dievakuasi.
Panda Salah satu penumpang yang berhasil diwawancarai media ini menceritakan,” kapal mengalami kerusakan pada bagian mesin, bagian komponen baling-baling mengalami patah, ia juga menyebut bagian lambung pada kapal ada yang bocor,” ungkapnya.
Sebelum benar-benar tenggelam kapal sempat terombang-ambing selama sekitar dua jam, kemudian karam dan akhirnya tenggelam ke dalam laut diperkirakan arus juga pada saat itu katanya deras., kapal sempat terbawa arus sekitar dua jam sebelum tenggelam,” ujarnya.
Seluruh penumpang panik, namun beberapa warga yang bekerja dilaut sekitar kejadian seperti motoris speed boat membantu tim penyelamat dengan cepat mengevakuasi seluruh penumpang, proses evakuais berlangsung cepat dan lancar, dari dalam kapal berisi puluhan penumpang saat kejadian itu terjadi.
Atas insiden ini sangat disesalkan karena masih ada dua orang ABK yang belum berhasil ditemukan, Hingga saat ini, belum terkonfirmasi secara resmi dari pihak yang berwenang mengenai kerugian yang diderita akibat kecelakaan tersebut.
Pihak berwenang masih akan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan laut itu termasuk apakah ada kemungkinan kelalaian atau kendala teknis dan faktor cuaca. (Edyson NSM Jl)
Berikut data kendaraan yang ikut tenggelam



