PENAJAM, Penaberitanusantara.com-Di penghujung tahun 2024, Polres Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Press Release dipimpin Kapolres PPU AKBP Supriyanto, berlangsung di Aula Catur Prasetya Mapolres PPU, Senin 30 Desember 2024.
Dalam penjelasannya Kapolres memaparkan seluruh kegiatan yang dilaksanakan Polres PPU selama setahun di 2024. Antara lain terkait kondusivitas di wilayah hukum Polres PPU, yang dapat dirasakan hingga kini terbilang aman, damai, terkendali.
” Seiring waktu di 2024 sejumlah agenda besar telah dilaksanakan dengan hasil bahwa Polres dapat mengamankan pilpres, pilleg pusat, provinsi dan kabupaten/kota,” ungkapnya.
Bukan itu saja, bahkan lanjut Kapolres pelaksanaan agenda HUT RI di IKN pada 17 Agustus 2024 lalu yang dihadiri pejabat Pusat, Provinsi dan Kabupaten berlangsung Aman dan kondusiv.
Pada November 2024 pelaksanaan Pilgub dan Pilbup juga berjalan lancar, aman dan terkendali, dikatakannya siapapun yang terpilih menjadi pemimpin daerah itu pasti putra terbaik untuk memimpin Kaltim dan PPU untuk lima tahun kedepan.
“Kita semua harus menjaga kondusivitas di PPU dengan demikian peran media sangat penting dalam menjaga keseimbangan informasi di masyarakat agar bisa turut meyakinkan masyarakat bahwa daerah kita di PPU kondisinya adalah aman,” ujar Kapolres.
Terkait perkembangan populasi penduduk di Kabupaten PPU, dapat digambarkan untuk Kecamatan Penajam saja dalam setahun ini telah mengalami peningkatan, ditambah lagi di tahun 2025 sudah ada sebagian ASN yang berkantor di IKN, “kita berharap ada putra terbaik pilihan di PPU yang menjadi salah satu unsur pimpinan di IKN,” harapnya.
“Kita tentu mendukung proses pembangunan di IKN, sejalan dengan itu kami menghimbau kepada msyarakat agar bersama sama menciptakan kondisi yang kondusiv di penghujung tahun 2024 dan menjelang tahun Baru 2025, termasuk diantaranya mengutamakan keselamatan dalam berkendara, ikuti aturan yang berlaku, mari kita sama sama mendukung proses pembangunan IKN, sehingga pembangunannya dapat berjalan aman dan lancar,” ajaknya.

Kepada sejumlah wartawan Kapores menjelaskan, terkait kantibmas di IKN lanjut dia statusnya masih merupakan wilayah hukum Polres PPU, karena sejauh ini belum ada Polres Khusus secara resmi sehingga tugas keamanan dan ketertiban masih di bek up Polres PPU.
Untuk itu jelasnya, pada saat ini terdapat sekitar 60 Bintara dari Polres PPU disebar di sejumlah titik di IKN untuk mengamankan proses transisi perpindahan Ibukota, hingga kini proses itu berjalan, tentu saja sesegera mungkin akan dibangun Polres khuausus dipersiapkan untuk pengamanan di 2025.
Sejauh ini tambahnya, di IKN sendiri blum ada aktivitas pemerintahan yang signifikan, artinya pemerintahan belum berjalan efektif, meski demikian di tahun 2025 sudah diusulkan Polres Khusus itu, secara kompeten Polres PPU tetap laksanakan tugas pengamanan di sana.
Kapolres menegaskan, personelnya selalu siap menjaga kondusivitas di IKN, kendati belum ada aktifitas atau kegiatan vviv, akan tetapi pengamanan para pejabat tinggi ketika ada kunjungan presiden dan pejabat negara lainnya Polres PPU tetap bek up dan membantu pengamanan yang dilaksanakan bersama sama dengan unsur TNI. (Iskandar/Edyson NSM Jl)


