Penaberitanusantara.com – Polres PPU Polda Kaltim – Memperkuat keamanan dan perdamaian masyarakat (kamtibmas) membutuhkan kehadiran Polri yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga mampu membangun komunikasi, mendengarkan aspirasi, serta memberikan pelayanan yang mudah dijangkau.
Komitmen tersebut diwujudkan Polres Penajam Paser Utara (PPU) melalui kegiatan Subuh Keliling (Suling) yang dilaksanakan bersama jajaran Polsek di sejumlah masjid di wilayah hukum Polres PPU. Sabtu 7/11/2026.

Kegiatan ini melibatkan personel Polsek Penajam, Polsek Babulu, Polsek Waru, dan Polsek Sepaku. Selain melaksanakan salat Subuh berjamaah, personel kepolisian juga memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi, berdialog, serta mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi, keluhan, dan pengaduan masyarakat.
Menariknya, kegiatan Subuh Keliling ini tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan keagamaan, tetapi juga menjadi wadah pelayanan kepolisian secara langsung. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan keamanan, perdamaian, maupun permasalahan sosial yang memerlukan perhatian kepolisian.
Dalam kesempatan tersebut, personel Polres PPU dan jajaran Polsek turut menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 sebagai saluran resmi bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan, pengaduan, maupun permintaan bantuan kepolisian.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, SIK, MM, M.Tr.SOU melalui Wakapolres PPU Kompol Roganda, SH, menyampaikan bahwa kegiatan Subuh Keliling merupakan salah satu upaya membangun kedekatan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Menurutnya, Polri harus selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan, sosial, dan komunikasi langsung untuk mengetahui berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.
“Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan secara langsung aspirasi, keluhan, maupun pengaduan yang disampaikan. Kami ingin merasa nyaman dan tidak ragu untuk berkomunikasi dengan kepolisian. Setiap informasi yang disampaikan masyarakat menjadi perhatian kami untuk ditindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangan,” ujar Kompol Roganda.
Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian, mengetahui adanya tindak kriminalitas, gangguan kamtibmas, maupun situasi darurat yang memerlukan penanganan petugas.
“Jangan ragu untuk menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan kehadiran polisi. Ini disediakan untuk memudahkan penyampaian laporan dan pengaduan kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara bijak dan bertanggung jawab,” Layanan menambahkan.
Lebih lanjut, Wakapolres mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan serta berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
Melalui kegiatan Subuh Keliling yang dilaksanakan Polres PPU bersama Polsek Penajam, Babulu, Waru, dan Sepaku, diharapkan terbangun komunikasi dua arah yang semakin baik antara kepolisian dan masyarakat. Dengan demikian, berbagai persoalan dapat diketahui lebih dini dan potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi bersama.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa pelayanan Polri tidak hanya hadir melalui kantor kepolisian, tetapi juga dengan mendatangi, mendengarkan kebutuhan masyarakat, dan memberikan kemudahan dalam memperoleh pelayanan.(Hms Polres/Edison Jalal/isk)


