What's hot

RAPI Tunjukkan Eksistensinya dengan Ikut Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Penanganan Bencana 2026 

Pena Berita Nusantara.com – Komunitas Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 09 Penajam Paser Utara mendapat undangan untuk ikut serta pada Apel Gelar Pasukan dan Peralatan dalam rangka hari kesiapsiagaan bencana Nasional, serta antisipasi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Penajam Paser Utara, tahun 2026.

Apel Gelar Pasukan dilaksanakan dihalaman Kantor Bupati PPU, diikuti oleh lintas sektoral dan unsur pendukung antara lain, Satuan TNI, Polri, BPBD, Dinas Sosial, Damkar Kabupaten PPU serta Awak Damkar sejumlah Perusahaan yang ada di PPU, Pramuka, RAPI serta sejumlah instansi tekait lainnya, pada Kamis 23 April 2026.

Pada apel gelar pasukan penanggulangan bencana kali ini dimana RAPI merupakan salah satu organisasi yang bergerak dibidang Komunikasi kembali menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakat

Keberadaan RAPI diharapkan dapat memberikan kontribusi serta dapat menjadi salah satu tumpuan seluruh masyarakat terutama berkaitan dengan alat komunikasi serta personelnya sehingga pada saat terjadi bencana apa saja, RAPI diharapkan tampil paling depan untuk berkomunikasi dan mengkoordinasikan seluruh kondisi yang terjadi di lapangan.

Sejumlah anggota RAPI Wilayah 09 PPU  yang ikut pada apel gelar pasukan yang dipimpin Badriansyah salah satu Pengurus Inti dalam organisasi, beliau sempat menyampaikan pesan untuk memberi semangat kepada rekan rekan baik yang sempat hadir dalam apel ataupun yang belum.

Beliau menyampaikan ungkapan,” Terima kasih teman teman RAPI yang hari ini sempat ikut apel pada undangan yang dilayangkan Bupati Penajam Paser Utara kepada RAPI Wilayah 09 PPU, semoga yang belum dapat ikut serta pada hari ini bisa ikut hadir pada undangan yang akan datang, RAPI hidup dan matinya hanya kita yang tahu,” Salam RAPI 51.55 dengn harapan 10.2 di tempat masing-masing… Nya 10.3,” ucapnya.

Bertindak sebagai pembina apel gelar pasukan dan peralatan dalam penanganan bencana, yaitu Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Anggota RAPI Wilayah 09 terlihat antusias menyimak apa yang disampaikan Wabup Abdul Waris Muin.

” Perubahan iklim saat ini bukan lagi sebagai isu global, namun akan menjadi sesuatu yang dirasak oleh berbagai daerah, perubahan cuaca yang tidak diketahui, peningkatan suhu udara serta berkurangnya curah hujan pada periode tertentu menjadi indikator nyata, bahwa kita tentu semakin waspada dan siap menghadapi berbagai dampaknya,” pesan Wabup.

Ia mengingatkan, salah satu fenomena yang harus diwaspadai bersama adalah Elnino yang diprediksi terjadi ditahun 2026, fenomena ini berpotensi terjadinya kemarau yang lebih panjang dan kering sehingga meningkatkan risiko terjadinya kekeringan.

“Krisis air bersih, kebakaran hutan dan lahan serta gangguan terhadap sektor pertanian, perkebunan dan ketahanan pangan, terjadi dalam apel gabungan dan kesiapsiagaan peralatan, bukan sekedar kegiatan seremonial belaka melainkan merupakan bentuk nyata, komitmen dan kasiapan kita, dalam memastika bahwa seluruh masyarakat siap menghadapi dampak yang berpotensi timbul,” ujarnya.

“Oleh krenanya upaya menanganan dan pencegahan merupakan prioritas kita semua, beberapa langkah konkrit yang perlu kita lakukan adalah mengoptimalkan patroli dan pengawas di wilayah rawan kebakara hutan dan lainnya,” tegas Waris.

Menyiapakan sumber sumber udara serta sarana pendukung untuk penanggulangan kebakaran, melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, memperkuat ketahanan persediaan udara melalui pengelolaan sumber daya udara yang berkelanjutan.

Mendukung sektor pertanian yang mampu beradaptasi dengan kondisi dan iklim yang ekstrem, dalah hal ini selanjutnya, Pemerintah Kabupaten PPU memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta yang memberikan komitmen untuk mendukung upaya penanganan bencana selama ini.

“Kita harus siap dan tangguh dalam menghadapi dampak dan perubahan iklim dan fenomena Elnino tahun 2026 ini, termasuk komitmen barsama dalam melindungi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan serta memastikan keberlangsuangan pembangunan daerah,” tutupnya (isk/edys jl)

Tags :

Iskandar MD

Related Posts

Must Read

Popular Posts

Tekan Angka Stunting, TP PKK Kabupaten PPU Rutin Lakukan Peninjauan Kegiatan Intervensi Spesifik

Pena Berita Nusantara, Penajam Paser Utara, Kaltim – Dalam rangka menekan angka stunting di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten PPU secara rutin melakukan peninjauan kegiatan intervensi spesifik di wilayah benuo taka PPU. Seperti tampak pada Rabu, (26/6/2024). Ketua TP PKK Kabupaten PPU, Linda Romauli Siregar didampingi anggota PKK Kabupaten PPU...

Makmur Marbun Dampingi Pj Gubernur Kaltim Sosialisasi Pembangunan Pengendalian Banjir di Sepaku

PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun hadir mendampingi Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik dalam rangka  sosialisasi penanganan dampak sosial kemasyarakatan pembangunan pengendalian banjir sungai Sepaku di kelurahan Sepaku, Sabtu, (29/6/2024). Dalam sosialisasi ini Pj Gubernur Kaltim  juga didampingi Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto dan Pangdam VI Mulawarman...

© Copyright 2024 by Pena Berita Nusantara