What's hot

Kades Giripurwa Didemo Warganya

Pena Berita Nusantara.com – Kades Giripurwa Didemo warganya, puluhan warga tergabung dalam Kelompok Masyarakat Peduli Giripurwa, mendatangi Kantor Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam Pabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Kamis 11 Desember 2025.

Dipimpin Bodro Lukito selaku ketua Kordinator Kelompok Masyarakat Peduli Giripurwa, mereka mengkritisi 7 poin tindakan Kades Giripurwa Mashabi Rudianto yang dinilai menyalahi aturan selaku kepala desa dan sebagai pejabat negara.

Seperti yang disuarakan salah satu Warga RT 10, Dusun 2 mempertanyakan tentang studi tiru ke Pulau Bali menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) dengan jumlah yang cukup fantastis sebesar Rp 500 Juta lebih, dengan suara lantang dipertanyakan apakah tidak ada kegiatan pembangunan atau hal hal lain yang lebih bermanfaat.

“ Jika itu studi apakah membawa dampak bagi masyarakat?, Kades sudah menyalahgunakan ADD maka dianggap melanggar Perbup Nomor 22, Tahun 2002, dengan itu kami katakan Kades melakukan korupsi,” teriak seorang warga pendemo.

Kelompok Masyarakat Giripurwa Peduli, kembali bersuara menyebut aset aset desa semestinya parkir di desa namun operasi di luar kata mereka, warga menemukan mobil dinas desa beroperasi di luar operasional desa.

Bodro Lukito selaku penanggungjawab aksi damai, mengutarakan, yang menurutnya tujuan pengelolaan anggaran Desa Giripurwa kini semakin tidak jelas, sampai sampai hal ini tersebar luas hingga medsos tentang perjalanan 48 orang menggunakan dana ADD,” penggunaan ADD itu ada rambu rambunya, mudahan kades tidak menyalahi aturan, namun ini harus pula dipertanyakan,” tegas Bodro.

Menurut Bodro, penyalahgunaan uang negara, bagi pelanggarnya harus dibawa ke ranah hukum, ia meminta pihak Kepolisian dan Inspektorat Kabupaten PPU mengaudit dan menginvestigasi kekeliruan yang terjadi di Pemerintahan Desa Giripurwa ini.

Warga lainnya juga mempertanyakan soal Proyek Kolam ikan oleh desa bukannya membangun di areal lahan milik desa malah dibangun di tanah milik warga, padahal kata warga kolam ikan juga termasuk aset desa, namun mengapa menyewa lahan warga padahal desa punya lahan cukup luas, ini juga menurutnya pelanggaran dilakuka oleh Kades Giripurwa Mashabi Rudianto.

Kelompok Masyarakat Peduli Giripurwa juga mengkritisi aturan yang dibuat sendiri oleh Kades, diantaranya bila Senin dan Kamis Kades Libur tak hadir di Kantornya, alasannya Kades sedang menjalankan ibadah puasa sunnah, bukan itu saja warga juga mempertnayakan mengapa Kades selalu berpakaian semaunya saja dan jarang mengenakan Pakaian dinasnya sebagai Kades.

Dengan adanya aksi damai oleh Kelompok Masyarakat Pedulli Giripurwa yang melontarkan sejumlah kritik dan mempertanyakan beberapa pelanggaran Kades menurut warga, sehingga Kades Giripurwa Mashabi Rudianto berkesempatan menjawab.

Sebagian besar apa yang dianggap melanggar, terlihat Kades Giripurwa langsung menyadari apa yang dianggap salah oleh warganya, ia meminta maaf atas kekeliruan dan berjanji segera akan meng evaluasi kinerja dan memperbaiki setiap kesalahan.

Berbeda dengan soal mobil desa yang beroperasi diluar kegiatan desa,” mobil itu rusak, saya tak ada biaya untuk perbaikan, namun ada warga yang menawari bagaiman kalau mobil rusak itu saya perbaiki dan saya gunakan untuk usaha, dari pada mangkrak hanya akan menjadi besi tua yang tak berguna.

Kades setuju tawaran itu,” maka mobil Dinas desa itu diperbaiki dan disewakan Rp 1 juta perbulan dananya dimasukkan ke Kas desa sebagai pendapatan desa, begitu pula soal kolam ikan di tanah milik warga pertimbangannya kolam ikan memerlukan sumber air yang memadai, dan mudah membuat saluran pembuangan airnya,” terang Mashabi.

Demo Aksi damai mendapat pengawalan Aparat Kepolisian Polres Penajam Pase Utara, Kabag Ops Polres PPU  AKP Kasiyono SH, sempat memberi pujian kepada seluruh peserta aksi,” kita tahu Warga Desa Giripurwa terkenal sopan dan ramah, jadi kepada warga silahkan menyampaikan apa yang menjadi uneg uneg sodara, kita jangan anarkis, karena Kades kita akan menjawab apa yang ditanyakan warganya,” seru beliau.

“Kita berharap Desa Giripurwa adalah desa yang aman, makmur, sejahtera dan desa yang sehat, karena semua itu merupakan investasi yang mahal, umtuk itu mari kita bangun komunikasi yang baik antara warga desa dengan pemerintah desanya,” tegas Kabag Ops.

Danramil Penajam bersama Kapolsek Penajam Iptu Syaifudin SH juga terlihat hadir, beliau menyampaikan bahwa ,” semua kesalahan memang harus sama sama kita memperbaikinya, namun dengan cara yang bijak, kita wajar menegur Kades dan Aparat desanya, karena kita ingin agar desa Giripurwa ini menjadi desa yang maju dan lebih baik lagi.” Tambahnya. (edys jl/isk)

 

 

Tags :

Related Posts

Must Read

Popular Posts

Tekan Angka Stunting, TP PKK Kabupaten PPU Rutin Lakukan Peninjauan Kegiatan Intervensi Spesifik

Pena Berita Nusantara, Penajam Paser Utara, Kaltim – Dalam rangka menekan angka stunting di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten PPU secara rutin melakukan peninjauan kegiatan intervensi spesifik di wilayah benuo taka PPU. Seperti tampak pada Rabu, (26/6/2024). Ketua TP PKK Kabupaten PPU, Linda Romauli Siregar didampingi anggota PKK Kabupaten PPU...

Makmur Marbun Dampingi Pj Gubernur Kaltim Sosialisasi Pembangunan Pengendalian Banjir di Sepaku

PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun hadir mendampingi Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik dalam rangka  sosialisasi penanganan dampak sosial kemasyarakatan pembangunan pengendalian banjir sungai Sepaku di kelurahan Sepaku, Sabtu, (29/6/2024). Dalam sosialisasi ini Pj Gubernur Kaltim  juga didampingi Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto dan Pangdam VI Mulawarman...

© Copyright 2024 by Pena Berita Nusantara