What's hot

Tingkatkan Kapasitas Petani Melalui Inovasi Pupuk Organik

Pena Berita Nusantara.com – Pemerintah Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berkomitmen untuk mendukung kemandirian dan kesejahteraan petani lokal.

Kepla Desa (Kades) Sidorejo Dari Sugi menjelaskan bahwa  pada 6 hingga 7 Desember 2025 lalu, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik (Asam Amino dan NBR Lanjutan).

Bertempat di Ruang Pertemuan Desa Sidorejo, berlangsung sebuah kegiatan pelatihan, giat  ini bertujuan untuk memberikan wawasan teknis kepada para petani mengenai cara pembuatan pupuk alternatif yang ramah lingkungan dan hemat biaya.

“Dengan memanfaatkan teknologi Asam Amino dan NBR (Nutrisi Bio Reaksi), kita harapkan produktivitas pertanian di Desa Sidorejo semakin meningkat sekaligus menjaga kelestarian tanah,” terang Dari Sugi.

Kades Siderojo Dari Sugi menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh peserta yang antusias mengikuti kegiatan tersebut, ia mengajak warganya untuk mendukung terwujudnya pertanian Desa Sidorejo yang maju dan berkelanjutan.

Dijelaskannya, pembutan pupuk organik di Desa Sidorejo bekerjasama dengan salah satu konsultan, yang menangani tentag pertanian yang ada di Desa Sidorejo.

“Kami membuat pupuk organik sehingga kedepannya nanti kami sudah punya  produknya,

Pupuk organik yang kami produksi ini diharapkan bisa digunakan oleh seluruh petani di Kabupaten  PPU,” ujarnya.

Menurutnya, mengapa Desa Sidorejo membuat pupuk organik, karena sepengetahuannya selaku kepala desa memandang selama ini masyarakat petani selalu menggunakan pupuk kimia, Dari Sugi mengklaim pupuk  kimia itu biayanya lebih tinggi, makanya kata dia lahirlah inisiatif  bagai mana menyuburkan tanah kembali hanya dengan penggunaan pupuk organik.

“Tentunya kami harus mempunyai inovasi pembuatan pupuk organik dan nanti kedepannya kami akan siapkan pabriknya di Desa Sidorejo, sehingga seluruh warga petani di PPU ini nanti bisa menggunakan hasil inovasi pupuk organik dari Desa Sidorejo tersebut,” ungkapnya.

Ia menyebut salah satu konsultan dari  lumbung Bumi Indonesia, beliau ditunjuk sebagai pendamping pembuatan pupuk organik sekaligus sebagai konsultan Pertanian.

Bukan hanya itu, konsultan tersebut lanjutnya, menangani beberapa desa di Indonesia, salah satunya Desa Sidorejo mencakup juga wilayah IKN, Dari Sugi berharap untuk wilayah IKN dan sekitarnya bisa menjadi ajang penggunaan pupuk organik yang benar benar berkualitas.

“Kita bisa memanfaatkan semua bahan organik, yang mana bahan dasarnya ada disekeliling kita, diantaranya buah maja, daun kelor dan beberapa bahan lainnya, ini semua bersipat organik, diproduksi dalam bentuk cair kemasan botol, atau pupuk cair, kami sudah melaksanakan pelatihan beberapa kali, yang selanjutnya membuat demplot.

Daerah lain dibawah binaan konsultan pertanian sudah ada yang berhasil dan Desa Sidorejo  akan melakukan  kerjasama Konsultan tersebut, beberpa tahapan juga akan dilakukan sampai pada akhirnya lanjut Dari akan melakukan kegiatan demplot pula.

“Kita urus izin usahanya dan izin edarnya, kami selaku Pemdes Sidorejo berharap, Pemkab PPU  juga dapat membantu, untuk mendukung  program ini Pemdes Sidorejo akan membuatkan skema penganggarannya,” ungkap Dari Sugi.

Pihaknya menyiapkan pelatihan dan sebagainya, jika nanti sudah punya ilmunya ia mohon juga kepada Pemkab PPU untuk bisa mensupport dana pelatihannya, begitu juga dengan pembangunan gedung pabriknya, sehingga PPU ini tidak ketergantugan lagi dengan pupuk kimia namun manggunakan pupuk organik cair saja.

Apabila  selalu mengggunakan pupuk kimia, nantinya kesuburan tanah itu menjadi keritis dan daya tumbuhnya berkurang, produktifitasnnya juga menurun,” kalau kami sudah punya izin produksi, izin edar berarti kami sudah paten, kami selaku Pemdes Sidorejo bersama masyarakat ingin berbuat yang terbaik, bagaimana pertanian yang ada di Kabupaten PPU ini bisa bangkit dan meningkat hasil produksinya,” harap Dari Sugi.

Sasaran penggunaan pupuk organik ini bukan hanya untuk tanaman padi saja namun holti kultura bahkan diproduksi juga untuk kebutuhan hewan ternak, yang berminat nanti bisa belajar dengan Desa Sidorejo, dengan harapan Desa Sidorejo bisa menjadi pusat sentra pelatihan bagi semua desa yang ada di Kabupaten PPU.

“Karena ini bekerjasama dengan Lumbung Bumi se Indonesia, maka kami siap lounching produksi berikut kegiatan kegiatannya, ada komunitasnya yang saling berkaitan, salah satunya di Kaltim adalah di Kabupaten PPU untuk Lumbung Bumi Nusantara, Konsultan bekerjasama BI bertugas merumuskan produtifitas pertanian yang ada di seluruh wilayah indonesia,” tutup Dari Sugi (sbr/edys jl/isk)

Tags :

Iskandar MD

Related Posts

Must Read

Popular Posts

Tekan Angka Stunting, TP PKK Kabupaten PPU Rutin Lakukan Peninjauan Kegiatan Intervensi Spesifik

Pena Berita Nusantara, Penajam Paser Utara, Kaltim – Dalam rangka menekan angka stunting di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten PPU secara rutin melakukan peninjauan kegiatan intervensi spesifik di wilayah benuo taka PPU. Seperti tampak pada Rabu, (26/6/2024). Ketua TP PKK Kabupaten PPU, Linda Romauli Siregar didampingi anggota PKK Kabupaten PPU...

Makmur Marbun Dampingi Pj Gubernur Kaltim Sosialisasi Pembangunan Pengendalian Banjir di Sepaku

PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun hadir mendampingi Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik dalam rangka  sosialisasi penanganan dampak sosial kemasyarakatan pembangunan pengendalian banjir sungai Sepaku di kelurahan Sepaku, Sabtu, (29/6/2024). Dalam sosialisasi ini Pj Gubernur Kaltim  juga didampingi Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto dan Pangdam VI Mulawarman...

© Copyright 2024 by Pena Berita Nusantara