Penaberitanusantara.com – Sejumlah agenda telah dibahas pada persiapan pelantikan Pengurus Cabang (PC) JMSI Kutai Timur (Kutim) salah satunya terkait penguatan organisasi, meliputi program kerja organisasi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) yang rencananya akan digelar kurang dari tiga bulan mendatang.
Pertemuan tersebut membahas persiapan rangkaian acara pada momen pelantikan Pengurus Cabang JMSI Kutai Timur, Ketua JMSI Kalimantan Timur (Kaltim) Mohammad Sukri melakukan koordinasi dengan Ketua JMSI Kutai Timur (Kutim), Fantriansyah, di Hotel Swiss-Belhotel Samarinda pada Senin malam, (17/2/2025).
Sukri menegaskan, rencana pelantikan pengurus JMSI Kutim akan menghadirkan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto sebagai bentuk dukungan percepatan pembangunan kawasan desa tertinggal di Kutim.
Kehadiran menteri yang berkompeten tersebut sangat penting untuk mengetahui secara detail perkembangan desa dan pelaksanaan pelantikan pengurus PC JMSI di daerah. Selain itu, membahas berbagai kendala yang menghadang JMSI Kutim selama proses pembentukan kepengurusan,” tegas Mohammad Sukri.
Hasil diskusi terungkap bahwa yang menjadi kendala di daerah Kutim adalah soal pembangunan karena daerah tersebut banyak memiliki desa, namun diskusi yang intens menyimpulkan bahwa banyak solusi untuk mengatasi kendala pembangunan daerah pedesaan.
“Dengan Hadirnya dua menteri pada acara pelantikan nanti setelah lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah, kepengurusan PC JMSI Kutim akan fokus pada solusi percepatan Pembangunan daerah pedesaan,” ujar Sukri.
Selain Mendes PDT, JMSI Kaltim juga berencana mendatangkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, untuk menjalin kerja sama terkait program JMSI Goes to School. Program tersebut lanjut Sukri merupakan inisiatif JMSI Pusat yang bertujuan meningkatkan literasi di sekolah-sekolah yang terdapat Di Daerah Kutim .
“Ada dua yang bisa kita datangkan antara Mendes PDT dan Mendikdasmen. Kita nanti ingin mencoba program MoU JMSI Goes to School,” kata CEO MSI Group itu..
Koordinasi ini juga menekankan betapa pentingnya membangun komunikasi lintas daerah serta memperkuat hubungan JMSI dengan pemerintah daerah, terutama setelah pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang diselenggarakan pada 20 Februari 2025.
“Kami lihat Kutim sangat potensi lebih berkembang lagi, apalagi nanti pada tanggal 20 kepala daerah pemenang Pilkada 2024 di seluruh Indonesia, termasuk Kutim, Balikpapan, Bontang, Paser, PPU, Kubar, Samarinda, serta gubernur dan wakil gubernur terpilih, akan dilantik oleh Presiden Prabowo. Sementara yang belum dilantik Kukar, Berau, dan Mahakam Ulu karena masih proses gugatan di Mahkamah Konstitusi,” ungkap Sukri. ( Edyson NSM Jl )


