Penaberitanusantara.com-Program pemberian makan sehat bergizi merupakan program yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam hal ini Kodim 0913 PPU sudah awal awal merencanakan akan membuat dapur umum di Belakang Kantor Camat Penajam, Giat ini merupakan perpanjangan tangan dari perintah Pangdam VI Mulawarman, dan juga merupakan program pemerintah yang harus dilakasnakan untuk memberikan makanan bergizi kepada anak anak sekolah, mulai dari TK, SD dan SMA.
Hal ini diungkap Danramil Penajam Kapten Inf. Imam Syafi’i selaku perwakilan Kodim 0913 PPU saat memimpin kegiatan pemberian Makanan Bergizi kepada seluruh siswa di SDN Nomor 13 Penajam, dihadiri Ketua MUI Kabupaten PPU Abu Hasan Mubarak, Kepala Sekolah SDN Nomor 13 Penajam Rusmila dan sejumlah Anggota PPIR Korda PPU, berlangsung di lingkungan SDN Nomor 13, di Desa Girimukti, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kamis, (19/12/2024).


“Sambil menunggu pembuatan dapur umumnya kita awali dengan melaksanakan pemberian makan bergizi sudah kami laksanakan seminggu yang lalu meski tidak setiap hari, namun ini sudah berjalan secara bergiliran bagi SD, SMP dan SMA, itu merupaka kelanjutan sambil menunggu dapur umum yang sedang dibuat sekarang ini di sekitar Makodim 0913 PPU,” terang Kapten Imam Syafi’i.
Saat ini lanjutnya, merupakan tahap ujicoba atau simulasi dari Ormas Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR), ini juga merupaka kerjasama dari para Purnawirawan dan ini merupakan simulasi, bukan berarti mendahului, hal serupa juga bukan hanya dilaksanakan Kodim saja, namun ada bebereapa organisasi lain yang melaksanakan hal serupa tapi menyeluruh, ormas manasaja boleh melaksanakan.
“Dengan giat ini alhamdulillah respon anak anak beserta guru guru mereka cukup antusias, mereka menyambut baik program ini, pemberian makan bergizi oleh TNI ini didanai langsung dari anggaran Kementerian Pertahanan RI, namun ini masih tahap awal, saat ini pembuatan dapur umumnya masih diprioritaskan, untuk melaksanakan ini kita merekrut pakar gizi, kita berupaya mengutamakan masyarakat setempat atau putra daerah yang berkemampuan dibidang gizi, Sehingga nanti tidak perlu membawa ahli gizi dari daerah Jakarta,” terang Imam.
Disaat yang sama Ketua Korda Purnawirawan Pejuang Indinesia Raya (PPIR) Sariyanto menambahkan, pemberian makanan bergizi dilaksanakan untuk menindak lanjuti intruksi dari Pimpinan Pusat PPIR yang dibentuk oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
“Kami yang terhimpun dalam PPIR Korda Kabupaten PPU melaksanakan program ini untuk mendukung program beliau supaya sukses kedepan dan sekaligus dapat menjadi refrensi bahan evaluasi, karen tingkat harga logistik dan biasaya infrastruktur tiap tiap daerah berbeda beda dengan kabupaten/kota lain, jadi bagai mana dengan nilai perporsinya, jika telah ditetapkan harga peporsinya apakah mencukupi ataukah kurang, hal ini perlu tentu harus ada perbaikan,” jelasnya.
Menurutnya kebutuhan bahan pokok di Kabupaten PPU ini masih banyak bergantung dari daerah lain, bagaimana kedepannya agar bahan bahan yang diperlukan bisa didapat dari daerah ini, dari petani dan nelayan Kabupaten PPU sendiri, jadi kata dia perputaran ekonomi yang diharapkan presiden, dari desa atau kampung kembalinya kesini juga, jadi bermanfaat bagi semua komponen masyarakat yang ada di Kabuipaten PPU.
Apa yang cocok untuk anak usia sekolah, kalau dari badan Gizi Nasional formulanya nasi 200 gram, lauk pauk 100-200 gram, sayuran 150-200 gram, dan susu secukpnya, dengan program ini Presiden dan wakil Presiden ingin generasi ini kedepan menjadi generasi emas, generasi Indonesia maju, menuju generasi emas 2045, itu dari sejak dini gizi diperbaiki untuk memenuhi standar kebutuhan gizi nasional, sehingga siswa siswi ini dapat berpikir cerdas untuk menerikma ilmu dari sekolah, karena gizi dan nutrisinya cukup supaya generasi ini kedepan menjadi generasi yang sehat dan cerdas.
Makanan Bergizi diberikan pada saat makan siang dengan menu berpariasi, konsepnya empat sehat lima sempurna, supaya anak snak kita tak ada yang stunting lagi, agar kita dapat mewujudkan generasi yang cerdas,” tutup Sariyanto (Edyson NSM Jl/Iskandar)







