Penaberitanusantara.com-Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor dan Abdul Waris Muin menggelar acara syukuran atas suksesnya Pilkada serentak yang berlangsung 27 November 2024 lalu.
Acara tersebut mengundang tokoh masyarakat, serta simpatisan pasangan Mudyat-Amin, berlangsung di Aula Sansis Children Kampung Ingris di Kelurahan Lawe-lawe, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Rabu (11/12/2024).

Sandri selaku pemilik Komplex Sansis Children Kampung Ingris menyampaikan ungkapan terima kasih karena dapat berpartisipasi dan memfasilitasi acara syukuran yang adakan Bupati PPU Terpilih Mudyat Noor dan Wakil Bupati Terpilih Abdul Waris Muin.

“Saat ini kita happy saja tak perlu tegang lagi sebagai mana pada tahapan Pilkada beberapa waktu lalu, untuk itu tak lupa kami sampaikan terimakasih kepada semua yang terlibat dalam pilkada, dimana yang hadir saat ini adalah yang memilih Pasangan Calon Bupati Nomor urut 1

dan terima kasih pula karena para hadirin telah meluangkan waktunya pergi ke TPS dan yang tak kalah pentingnya kami sampaikan terima kasih atas sumbangan berupa pikiran dan tenaga demi kelancaran pelaksanaan pemilihan,” ujar Sandri.
Bupati PPU terpilih Mudyat Noor didampingi Wakila Bupati terpilih Abdul Waris Muin menyampaikan ungkapan syukur,” Alhamdulillah dalam pelaksanaan pilkada pasangan kami dapat meraih suara terbanyak. Pada pilkada serentak 2024,” ucapnya.
“Usai Pilkada suasananya dingin, sampai hari ini masyarakat PPU demokrasinya lebih bagus dari sebelumnya, berbeda pilihan boleh boleh saja namun pada hari ini kita bisa bersatu, memang pada pilkada ada proses memilih, siapa yang dipilih masyarakat untuk pembangunan PPU kedepan,” lanjutnya.
“Saat ini Jangan ada lagi tetangga yang saling nyingir, karena insya Allah kemenangan kami merupakan kebanggan PPU, bukan kemenangan tim sukses, tapi kemenangan kita semua,” ujar Mudyat
Kata dia, bagai manapun masyarakatlah yang jadi penentunya, pasangan mereka punya tujuan, bagaimana PPU yang dicintai ini bisa lebih maju lagi kedepan, mengingat banyaknya tantangan, untuk PPU, menurutnya sejak berdirinya PPU 22 tahun lalu, pembangunan terkesan kurang berkembang.
“Insya Allah jika sudah dilantik nanti, kami akan kerja untuk kebaikan kita semua, karena pemimpin itu adalah yang melayani masyarakatnya, kita harapkan PPU lebih baik dari sebelumnya,” tambah Mudyat.
“ Memimpin daerah merupakan cita-cita kami dimana sebelumnya dapat kita lihat dari awal bahwa SDM daerah ini terbilang masih kurang, bukan menuduh tapi berdasarkan sensus, peningkatan SDM dibantu olah masyarakat, insa Allah PPU bisa dibangun ke arah yang lebih baik dan lebih maju lagi,” tutup Mudyat. (Edyson NSM Jl)


