Penaberitanusantara.com-Pasangan Calon Gubernur Kaltim Periode 2024-2029 Isran Noor-Hadi Mulyadi menggelar kampanye terbuka, berlangsun di Lapangan Sepakbola Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jumat malam (08/11)
Mengawali orasi politiknya Calon Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh Masyarakat Kaltim khususnya warga Kelurahan Petung dan sekitarnya, ungkapan serupa disampaikan pula kepada Sejumlah Parpol, masing-masing, PDIP, Partai Demokrat, Partai Gelora, Partai Hanura, Partai Umat dan Partai Perindo.

“Partai partai pengusung tersebut sangat berjasa bagi Kalimantan Timur, ini merupakan dukungan yang sangat luar biasa, yang mana pada sekitar 3 atau 4 tahun yang lalu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) berniat menghapuskan tenaga honorer yang bekerja di pemerintahan Kabupaten/kota di Kaltim dan Kementerian bahkan se Indonesia, dari 36 gubernur di Indonesia hanya satu yang protes atas wacana penghapusan tenaga Honorer tersebut, yaitu Gubernur Kaltim yakni Bapak Isran Noor,” ungkap Cawagub Hadi Mulyadi.
Dikatakannya, hanya satu yang melayangkan surat, menelfon dan meminta Menpan RB agar tidak memberhentikan tenaga honorer, walau satu dari 36 gubernur, namun Presiden RI Joko Widodo ketika itu akhirnya membatalkan rencana penghapusan tenaga honorer di Seluruh Indonesia.
Yang diselamatkan oleh Isran Noor, tambah Mulyadi ada sekitar 4,8 juta masyarakat Indonesia, selama lima tahun ia menjabat Gubernur Kaltim, Isran Noor berhasil menganggarkan Rp 1,3 triliun bagi beasiswa di Kaltim, itu merupakan Beasiswa terbesar yang pernah dianggarkan, terbesar sepanjang sejarah.
“Bila pasangan Calon Gubernur Kaltim Isran Noor-Hadi Mulyadi terpilih lagi, kami berjanji akan menganggarkan beasiswa sebesat Rp 2,5 triliun dalam lima tahun kedepan, dalam masa kepemimpinan Isran-Hadi, sejarah APBD Kaltim sudah pernah menembus angka Rp 15 triliun, dalam masa kepemimpinan Isran Noor APBD Kaltim meningkat menjadi 25,3 Triliun, bila terpilih lagi aspirasi ditempat ini, menyebut Kelurahan Petung, pasilitas olahraga akan diperbaiki,” ucap Mulyadi.
Apa yang akan dilakukan untuk PPU seperti disampaikan orator sebelumnya yaitu Bapak Masykur, menybut Presiden RI Joko Widodo memindahkan Ibukota Negara ada tiga nominator, diantaranya Kalteng, Kalsel dan Kaltim, diantara ketiganya Kaltim suaranya paling rendah, namun berkat perjuangan Beliau Bapak Isran Noor, maka Kaltim Khusunya PPU akhirnya terpilih Jadi Ibukota Negara (IKN).
“Oleh karena itu apapun yang beliau Isran Noor inginkan, jangankan untuk jadi gubernur, jadi calon presidenpun tetap saya dukung, karena tak berkeinginan jadi Presiden maka saya minta dukungan warga Kaltim dan Warga PPU khusunya untuk memenangkan pasangan Isran-Hadi,” tutupnya (Iskandar).


