Pena Berita Nusantara, Penajam, Kaltim– Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Linda Romauli Siregar menyambut kedatangan Ibu Ida Rachmawati Budi G Sadikin Wakil Ketua Bidang II Oase KIM, Kick Off Gerakan Anak Sehat Oase KIM pada Kementerian Kesehatan RI, di Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU) pada Rabu 21 Agustus 2024.

Oase KIM merupakan Organisasi Ibu ibu Menteri Kabinet Pak Jokowi yang ke dua, yang mana di Oase KIM ada lima bidang yang diurusi antara lain, bidang pendidikan, bidang penghijauan dan bidang sosial, secara kebetulan Rachmawati ditugaskan untuk bidang dua, yakni membawahi bidang peningkatan kesehatan masyarakat.

“Untuk itulah saya datang untuk program pengentasan masalah stunting, yaitu mencegah anak anak kita kedalam kondisi stunting, yang mana program ini kami laksanakan untuk mendukung upaya pemerintah dalam pengentasan dan akselerasi penurunan angka stunting,” terang Ida Rachmawati.

Ida Rachmawati menjelaskan bahwa angka stunting itu secara nasional kisarannya ada pada angka 21, 5 persen, sebelumnya target dari bapak Jokowi ingin menurunkan ke angka 14 persen di tahun 2024 ini, oleh karenanyya diharapkan sekali dari PPU akan memberikan kontribusi penurunan angka stunting tersebut.

Ia menyebut bahwa Kader kader Posyandu di daerah ini merupakan gaarda terdepan untuk menyehatkan masyarakat tentunya di pedesaan, dampak stunting harus diturunkan dan harus dilenyapkan dari Nusantara ini, anak anak harus makan makanan yang baik dan bergizi, karena jika tidak demikian maka akan terjadi pertumbuhan yang gagal pada anak, jadi yang namanya stunting itu adalah anak itu secara berat badan dan tingginya tidak normal, tidak sesuai dibanding dengan usianya.
“Stunting juga menganggu perkembangan otak pada anak, jangan sampai anak anak kita bodoh gara gara stunting, setiap orangtua pasti mau anaknya pintar dan tak ada yang mau anaknya bodoh, biar anaknya tidak bodoh makanannya harus yang baik dan bergizi, otak itu berkmbangnya pada seribu hari kehidupan pertama artinya dari usia 0 hingga dua tahun kurang lebih,” ungkapnya Ida Rachmawati. (Iskandar/Edison Jalal)


