What's hot

Gelar Acara Syukuran Mirip Open House, Saya Ingin Berbeda Dari Yang Beda

Pena Berita Nusantara-Ketika menggelar acara Syukuran, warga dan para simpatisan pada pemilu legislativ yang lalu cukup diberi tahu lewat SMS, WA dan Medsos dan tak ada yang diundang, tapi mereka datang dengan sukarela di acara kami menyusul pelanikan Anggota DPRD Kabupaten PPU beberapa hari lalu.

Ini disampaikan Ishaq Rahman Anggota DPRD dari partai PDIP Dapil Waru-Babulu yang baru saja dilantik beberapa hari lalu, saat ditemui media ini di kediamannya Jalan Provinsi Kilometer 23 Kcamatan Waru, Ishaq mengatakan, sebelum caleg dirinya memang sudah lama beraktifitas untuk turun ke lapangan.

“ Saya merasa Terpanggil untuk maju sebagai caleg, karena melihat fakta dilapangan masih terlalu banyak hal yang perlu diperjuangkan, masih banyak keluhan masyarakat yang harus diperhatikan, meski awalnya saya hanya ingin mengabdikan diri saja dipartai, karena  ketika itu saya melihat di Kecamatan Waru- Babulu sudah punya dua perwakilan dari partai dengan harapan Waru-Babulu semakin maju,” ungkap Sekjen DPC PDIP PPU ini.

Namun ia menilai ternyata belum menunjukkan kondisi yang memadai, kondisi ini berarti kata dia memang butuh support tambahan, sembari menceritakan bahwa dirinya kenal politik sejak 1992 dan mulai aktif pada 1997 setelah lulus SMA.

“Berangkat dari sanalah saya untuk terjun sepenuhnya ke dunia politik, lalu kemudian jika saya mundur dari politik rasanya tak mungkin karena sudah mendarah daging, apa lagi sejak menetap di Waru ini sering melihat situasi yang memprihatinkan dilapangan, sejak itu saya sering mengunjungi petani tarnyata, saya banyak menemui petani yang mengeluh,” terangnya.

 

Ia menemui banyak petani dan nelayan yang mengeluh daerahnya tak tersentuh pembangunan, jika kondisi ini tak mendapat perhatian, tentu kata dia kasihan masyarakat jika tak diperhatikan.

“Saya coba bangun komunikasi dengan masyarakat, sembari menanyakan bagai mana jika saya teruskan cita cita saya menjadi pembantunya rakyat, berarti caleg, tapi saya tak mau caleg lagi namun saya mau jadi, satu persatu ketemu warga, terus saya didorong oleh mereka untuk maju,” ungkapnya.

Pada 2023 dekat dekat pendaftaran maka dirinya ikut mendaftar, karena kata Ishaq dia sudah lama turun ke lapangan dan melihat animo masyarakat cukup bagus, keluarga juga memberikan dukungan dan support, mengapa tidak, sura dari istri memberikan dukungan tapi hanya untuk kali ini saja, jika tak berhasil jangan teruskan lagi, mendengar ucapan istri, Ishaq bermohon pada istri,” tolong kasih kesempatan buat saya, bagai manapun kita harus bangun komunikasi dengan pasangan kita,” urainya.

“Ketika ditanya oleh ketua partai Pak Hartono Basuki saya jawab siap maju, meski pernah gagal, toh pada periode lalau saya sudah sumbangkan sebanyak 690 suara untuk partai, dan disaat yang sama ada kader baru yang ingin muncul di dapil saya, dan ironisnya saya tak boleh diajak diskusi ketika itu, saya katakan silahkan, soal maju dan tidaknya saya tergantung rekomendasi ketua DPD Partai.

Karena itu adalah haknya ketua DPD yang mamutuskan, setelah disapaikan kepada ketua DPD alhasil diserahak ke ketua DPC sehingga saya menadapat rekomendasi untuk maju di dapil 3 ini,” terangnya.

Dikatakannya, dengan modal turun ke petani dan nelayan bertemulah dengan bapak petani dan ibu ibu nelayan, yang mengeluhkan gang dan jalannya belum tersentuh pembangunan,” saya bilang kasihlah kesempatan buat saya mudah mudahan jika saya diberi kesempatan, saya akan berusaha untuk memperbaiki dan saya ingin memberikan berbeda dari yang beda,”sambungnya.

Artinya ujar Ishaq yang ada ini sudah beda, namun ia ingin memberikan berbeda dari yang beda, ia menyebut sudah menyusun sejumlah program, diantaranya untuk perbaikan jalan jalan lingkungan, bahkan beberapa kelompok petani dan nelayan sudah dijumpai, masyarakat tidak menuntut yang banyak kata dia, namun cenderung ke pasilitas umum, kalau keperluan pribadi kata dia hanya satu dua orang saja.

“ Kurang lebih dua tahun terakhir saya coba turun lapangan, hasilnya saya sudah punya Daftar Impentarisasi Masalah Masyarakat (DIM), apa yang menjadi masalah mereka insya Allah sudah masuk dalam tercatatan saya,” tutup Ishaq

 

Penulis : Edison Jalal

Editor   : Iskandar

Sumber berita Sekjen DPC PDIP PPU

Tags :

Iskandar MD

Related Posts

Must Read

Popular Posts

Tekan Angka Stunting, TP PKK Kabupaten PPU Rutin Lakukan Peninjauan Kegiatan Intervensi Spesifik

Pena Berita Nusantara, Penajam Paser Utara, Kaltim – Dalam rangka menekan angka stunting di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten PPU secara rutin melakukan peninjauan kegiatan intervensi spesifik di wilayah benuo taka PPU. Seperti tampak pada Rabu, (26/6/2024). Ketua TP PKK Kabupaten PPU, Linda Romauli Siregar didampingi anggota PKK Kabupaten PPU...

Makmur Marbun Dampingi Pj Gubernur Kaltim Sosialisasi Pembangunan Pengendalian Banjir di Sepaku

PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun hadir mendampingi Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik dalam rangka  sosialisasi penanganan dampak sosial kemasyarakatan pembangunan pengendalian banjir sungai Sepaku di kelurahan Sepaku, Sabtu, (29/6/2024). Dalam sosialisasi ini Pj Gubernur Kaltim  juga didampingi Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto dan Pangdam VI Mulawarman...

© Copyright 2024 by Pena Berita Nusantara