What's hot

Badan Silaturrahmi Masyarakat Madura PPU Resmi Dikukuhkan

Pena Berita Nusantara.com – Satuan Banser PC NU Penajam Paser Utara selalu siap amankan setiap momen penting, salah satu diantaranya penyambutan kedatangan KH Ali Kholil selaku Rois PW NU Kalimantan Timur, kedatangan beliau selain untuk melantik Pengurus Cabang Badan Silaturrahmi Masyarakat Madura (Basmara) Penajam Paser Utara

Sekali gus mengisi ceramah pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Huda, Jalan Silkar Kilometer 05, Desa Giripurwa Kecamatan Penajam, Jum’at 19 September 2025.

Sebelumnya KH Ali Kholil mengisi ceramah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman Ustadz H Ghozali selaku rois MWC NU PPU yang juga pemilik rumah makan Nusantara kilometer 02 Silkar, Penajam, dilanjut meninjau lokasi dimana sebuah pondok pesatren yang baru akan didirikan yang juga bertempat di Desa Giripurwa.

Acara peringatan Maulid yang mengundang warga muslim sekitar dan beberapa juga dari desa lain, dihadiri Unsur Pimpinan forkopimda PPU, sedangkan Bupati Penajm Paser Utara diwakili oleh Kepala Bidang  Poldagri Rahmad Hidayat  dari Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten PPU.

Berkaitan dengan dilatiknya pengurus Basmara PPU, rahmat hidayat menyampaikan apresiasi kepda segenap warga desa Giripurwa, perayaan maulid nabi dan pelantikan pengurus Cabang Basmara PPU merupakan kebanggan bagi warga semua, dimana saat ini Pemerintah Daerah PPU sedang gencar gencarnya membangun.

Dengan demikian maka pemerintah mengharapkan dukungan moril dan doa dari warga PPU, Basmara dilantik setelahnya ia meminta pengurus organisasi tersebut untuk segera melaporkan keberadaan organisasinya pada lembaga pemerintah terkait.

Dengan terdaftarnya organisasi ini nanti maka berhak untuk mengajukan dan menyampaikan  aspirasinya kepada pemerintah derah berkaitan dengan kegiatan pembangunan di PPU, daerah kita saat ini mendapat julukan sebagai gerbang Nusantara, karena didalamnya terdapat Ibukota Negara Nusantara (IKN).

Ini adalah satu kebanggan bagi kita karena adanya IKN merupakan gambaran positif bagi PPU, orang orang di luar daerah menamkan IKN di PPU merupakan miniatur Indonesia raya, karena meski hanya memiliki empat kecamatan namun didalamnya terdapat berbagai macam suku bangsa, adanya IKN disebut ketiban rezeki.

Ibarat gula PPU itu adalah manis manisnya sebuah wilayah, terlebih didalamnya sudah banyak berdiri kampus kampu perguruan tinggi, ini merupakan kesempatan emas bagi warga untuk melanjutkan pendidikan tinggi tak perlu jauh jauh ke luar daerah

“Saya ingin bapak ibu semua memperhatikan pendidikan anak anak kita hingga perguruan tinggi, karena lembaga lembaga pendidikan tinggi siap menampung putra putri kita, kalau mereka sudah berpendidikan tentu masyarakat kita akan sejahtera, selain itu saya mengajak kita semua untuk sama sama menciptaka susana yang kondusif, tunjukkan bahwa kita mampu berkontribusi mendukung suksesnya pembangunan daera kita tercinta ini,” ujar Rahmat Hidayat.

Disesi selanjutnya tak ketinggalan Kepala desa Giripurwa Mashabi Rudianto selain sambuta beliau memberikan pertanyaan kepda hadirin yang berhasil menjawab diberi hadia hiburan oleh beliau, dalam sambutan singkatnya Kades berharap dengan peringatan maulid ini warga desa mendapat ridho dari Allah SWT.

Dilanjut dengan pembacaan Surat Kepurutasan (SK) tentang pengukuhan pengurus Cabang Basmara PPU masa Khidmad 2025-2028 yang ditetapkan di Samarinda pada 1 Juni 2025 dan habis masa berlakunya hingga 1 Juni 2028, oleh Sekjen Basmara PPU Muhammad Safary

Sebelum acara berakhir, Ketua Basmara Kaltim, KH Ali Kholil, mengatakan, tujuan silaturahim antara Warga Madura dan masyarakat lainnya terutama agar dapat beradaftasi dengan masyarakat asli setempat, hal ini merupakan contoh praktek dari Rasul SAW ketika melakukan Hijrah.

Umat Islam dianjurkan untuk mencontoh beberapa aspek kehidupan yang dijalankan oleh baginda nabi, Basmara ini merupakan satu contoh, dimana ketika pada satu saat sejumlah warga dari kota Mekkah sampai di Madinah terjalin persaudaraan antara sahabat Ansor dan Muhajirin, dua suku Aus dan azraj yang tadinya saling bermusuhan selalu diadudomba dan dipropokasi oleh orang yahudi

Dengan prinsip adudomba tersebut tersulutlah emosi kaum Ansor di Madinah terhadap kaum Muhajirin dari Mekkah, namun oleh nabi SAW mereka dipersatukan melalui dakwah Islam sehingga senang kaum Ansor dapat menerima sodaranya yang datang dari Mekkah

“Nah Nama Ansor ini lalu dipakai untuk menamai Sub Organisasi yang ada di tubuh NU saat ini, semoga konsep ini jadi teladan bagi kita sebagai mana dicontohkan Rasulullah SAW, sehingga dengan demikian pendatang tahu diri menjadi penolong yang memiliki sikap Tepo seliro,” tutup KH Ali Kholil. (Edyson NSM Jalal/Iskandar)

Tags :

Iskandar MD

Related Posts

Must Read

Popular Posts

Tekan Angka Stunting, TP PKK Kabupaten PPU Rutin Lakukan Peninjauan Kegiatan Intervensi Spesifik

Pena Berita Nusantara, Penajam Paser Utara, Kaltim – Dalam rangka menekan angka stunting di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten PPU secara rutin melakukan peninjauan kegiatan intervensi spesifik di wilayah benuo taka PPU. Seperti tampak pada Rabu, (26/6/2024). Ketua TP PKK Kabupaten PPU, Linda Romauli Siregar didampingi anggota PKK Kabupaten PPU...

Makmur Marbun Dampingi Pj Gubernur Kaltim Sosialisasi Pembangunan Pengendalian Banjir di Sepaku

PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun hadir mendampingi Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik dalam rangka  sosialisasi penanganan dampak sosial kemasyarakatan pembangunan pengendalian banjir sungai Sepaku di kelurahan Sepaku, Sabtu, (29/6/2024). Dalam sosialisasi ini Pj Gubernur Kaltim  juga didampingi Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto dan Pangdam VI Mulawarman...

© Copyright 2024 by Pena Berita Nusantara