Penaberitanusantara.com -Hal-hal positif perlu selalu digelorakan sedangkan informasi bernuansa negatif perlu pertimbangan yang bijaksana untuk diekspos, karena apabila semua hal negatif diekspos dengan tidak mempertimbangkan akibatnya akan berpotensi menjadi sumber profokasi, dimana media medsospun saat ini berkembang masif, banyak meng up memuat informasi sehingga sulit dibendung keberadaannya.
Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, SIK, M.Si. didampingi Wakapolres PPU saat berkunjung ke Polres PPU dalam rangka Dialog Penguatan Kehumasan Polri dengan Media Atau Wartawan, dalam rangka Pilkada Kalimantan Timur Tahun 2024 Polres Penajam Paser Utara, Rabu 16/19-2024

“Saat ini menjelang pilkada tentu kami sebagai narasumber harus memberikan kontribusi terkait soal informasi yang relevan dengan tahapan Pilkada, kampanye dan selanjutnya di wilayah Kabupaten PPU dan Kamtibmas masing-masing wilayah kecamatan hingga desa desa,” tegasnya.
Dikatakannya, media diminta untuk menyajikan informasi yang menyejukkan, hal positif selalu diglorakan, hal negatif boleh saja diekspose namun yang terpenting dapat menjaga keseimbangan sesuai fakta, hal hal negatif yang berpotensi memperkeruh suasana tentu perlu dipertimbangkan untuk tidak terekspos.
“Dari pemberitaan termonitor di PPU sejauh ini cukup menarik perhatian saya, karena setiap hari kami di Humas Polda Kaltim selalu menyampaikan pemberitaan yang ada dijajaran, terutama berkaitan dengan pemberitaan kegiatan kepolisian, kalau dulu pemberitaan masih terbilang aman karena peran media cetak yang berproduksi terbatas dan berita berita yang meluncur sudah pasti lulus sensor dari pimred,” ungkapnya.
Satu hal disampaikan beliau bahwa Polri juga memiliki media, bila media lokal mau mengambil berita di situs yang sudah ada, rekan rekan media boleh mengambil, yang penting tak keluar dari esensinya. Kabid Humas mengatakan bahwa memikirkan sudah minta pada Polri supaya semua media bisa membuat akun untuk mengembangkan informasi dari Kepolisian tapi harus yang sudah memiliki Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Saya sedang menyiapkan akan sampaikan informasi satu kanal di Polda tentang informasi dari seluruh Polres, sehingga tim monitoring dari Polda tak perlu datang ke Polres karena disitu sudah ada video, foto dan narasi yang bisa diproduksi setiap hari, teman teman media di kabupaten/kota bisa tahu setiap kejadian dalam sehari ada berapa kasus yang bisa di ekspose. kegiatan di Polda cukup menarik untuk dikuti dan bisa kita sampaikan ke publik,” tutupnya.
Kabidhumas Polda Kaltim berkesempatan memberikan kenang kenangan berupa Payung kepda seluruh awak media yang hadir pada acara dialog tersebut. (Iskandar/Edison NMS Jalal)


