Penaberitanusantara.Com–Gas LPG Bersubsid ukuran 3 kilogram kini sangat langka, seperti yang dirasakan salah satu ibu rumahtangga Imay warga RT 10 di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim, pada Jumat (6/9/2024) sore sekira pukul 16.25 Wita warga tersebut menanyakan langsung ke agen LPG 3 kg bersubsidi di sebuah agen tak jauh dari SPBU di Kelurahan Petung.

IRT tersebut menceritakan saat dirinya bermaksud membeli satu tabung berisi gas LPG 3 kologram untuk keperluan rutin memasak di dapur berulang kali gagal memperoleh gas tersebut, sehingga IRT tersebut bertanya kepada petugas yang biasa melayani pembeli di agen itu, namun IRT tak berhasil mendapatkan gas tersebut.

“Tadinya saya berharap persediaan gas seperti bisanya ada pada saat itu karena saya sudah memeriksa dan melihat di gudang milik sebuah agen itu ada, namun saat ingin membeli justru petugasnya tidak memberikan, ketika saya bertanya mengapa tak dijual, alasannya untuk agen lain,” ungkap IRT menurukan ucapan petugas agen .

Padahal menurut IRT pada saat itu stock ada, kendati terlihat di gudang itu tak seberapa, tiga hari kemudian yakni Senin (9/9/2024) sore sekira pukul 16.20 Wita, ke agen lagi mau beli gas, namun tetap tak mendapatkan gas, ketika IRT bertanya, jawab salah satu petugasnya mengatakan, yang jaga tidak ada, padahal IRT Melihat ada stok digudang.

Saat ditanya lagi seseorang yang ada di pangkalan itu mengatakan petugas yang melayani tidak berada di tempat, ia ke Penajam ada tugas,” kalau begitu besok pagi saja lagi ke sini,” kata IRT rada kesal.

Lanjut esok harinya tutur IRT yakni pada Selasa (10/9/2024) pagi sekira pukul 08.05 Wita IRT mencoba lagi untuk datang ke agen tersebut dan bertanya kepada petugas yang biasanya melayani pembeli.
“Saya sempat bertanya pada petugas agen sekaligus bermaksud mau membeli gas satu saja, namun kata petugas yang melayani tidak ada, lalu saya katakan pada penjaga disana bahwa kemarin sore saya melihat ada stok di gudang, kok sekarang pagi-pagi sudah habis, terus dikirim kemana itu,” tanya IRT.
Menurut informasi dari warga sekitar kepada media ini mengatakan, agen gas LPG 3 kilogram bersubsidi dijual atau diberikan kepada orang tertentu saja atau kepada pengecer atau pedagang sehingga IRT murni selaku warga sekitar banyak yang tidak kebagian kenyataannya.
“Hal tersebut harapan warga sekitar, pihak Pertamina dapat memutar agen maupun pangkalan yang ada di sekitar wilayah Petung untuk mendata ulang warga sekitar yang layak untuk membeli gas LPG 3 kilogram yang bersubsidi dari Pertamina,” tutup (Agus Suanto)
Tim redaktur
Pimpred: Edison NSM Jalal
Editor : Iskandar MD
Wartawan
- Nur Aliah
- Yusain Amalia
- Agus Suanto
- Angga Fauzan
- Bung Alpian


