YPena Berita Nusantara —Sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Mahasiswa Universitas Mulawarman Samarinda mengadakan pelatihan pembuatan eco-enzim bagi ibu-ibu dasawisma di Desa Giri Mukti, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kaltim, 12 Agustus 2024 .
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberikan solusi praktis dalam pengelolaan limbah rumah tangga,” kata Arisya selaku penaggungjawab program kerja pada Posko Mahasiswa KKN Universitas Unmul, di Desa Girimukti.

Pelatihan yang dilaksanakan di kebun dasawisma RT 14 Desa Girimukti tersebut dihadiri oleh ibu-ibu Kelompok Dasawisma desa setempat, mereka terlihat antusias mempelajari cara mengolah limbah dapur menjadi eco-enzim, yaitu cairan serbaguna yang dianggap oleh mahsiswa dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pupuk cair, dan pengharum ruangan.

Para mahasiswa memaparkan langkah-langkah pembuatan eco-enzim, yang dibuat dengan cara fermentasi kulit buah dan sayuran menggunakan gula dan air. Proses fermentasi ini memakan waktu sekitar tiga bulan. Mahasiswa juga menjelaskan manfaat eco-enzim, antara lain mengurangi ketergantungan pada bahan kimia karena bahan kimia berbahaya kalau eco-enzim malah dapat membantu mengatasi limbah organik.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap ibu-ibu dasawisma dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Eco-enzim tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga ekonomis dan mudah dibuat,” ujar Arisya,
Salah satu warga RT 14 Desa Giri Mukti, Ibu Nana, menyatakan apresiasinya atas inisiatif para siswa. “Pelatihan ini sangat berharga bagi masyarakat kami. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada ibu-ibu untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ungkapnya.
Pada sesi praktik, para peserta berkesempatan membuat eco-enzim dengan bimbingan langsung dari mahasiswa. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan banyaknya pertanyaan dari ibu-ibu yang ingin mencoba sendiri di rumah.
Warga lain dari RT 14 Desa Giri Mukti, Ibu Dwi, menyatakan bahwa pelatihan yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswi KKN Universitas Mulawarman sangat bermanfaat serta mudah untuk diterapkan. Pemaparan yang dilakukan mudah dimengerti sehingga lanjut Arisya ibu ibu bisa mempraktikan di kemudian hari.
“Pelatihan ini diharapkan dapat membangkitkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah organik dan memotivasi masyarakat Desa Giri Mukti untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan,” tutup Arisya.
Diterbitkan : Edison Jalal
Editor : Iskandar
Sumber berita : Mahasiswa KKN Unmul 2024 Desa Girimukti, Kabupaten PPU


