Pena Berita Nusantara-Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun menawarkan agenda kopi morning dengan anggota DPRD PPU agar bisa membahas berbagai hal secara bijak, hal ini diungkapnya lantaran Pj Bupati merasa jarang berjumpa dengan sejumlah anggota DPRD, dikatakannya bahwa dirinya memiliki kesibukan dalam menjalankan pemerintahan sehingga membuat dirinya tak memiliki kesempatan untuk bersama dengan anggota DPRD.
Hal ini disampaikan Pj Bupati PPU Makmur Marbun saat menggelar jumpa pers dalam agenda perjalanan jurnalistik, momen tersebut berlangsung di ball room hotel Cavinton Yogyakarta pada Rabu (3/7/2024).

Kendati demikian Pj Bupati menyampaikan permohonan maaf, ia menyatakan dalam kondisi yang longgar pastilah kesempatan bersama DPRD akan ada, terkait hal ini Pj Bupati mengungkap bahwa banyak permasalahan sosial yang dihadapi dan harus diselesaikan terlebih warga di IKN yang saat ini membutuhkan kehadiran kepala daerah dalam menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi masyarakat seputar wilayah IKN.
“Ada Undang-Undang yang diamanatkan Presiden RI kepada saya namun belum sepenuhnya terlaksana sehingga saya harus fokus menangani hal tersebut, jadi meskipun ada waktu Sabtu dan Minggu akan tetapi ini tidak sepenuhnya dapat saya manfaatkan watu itu karena saya sebagai Umat Katolik beribadah di hari Minggu terkadang ibadahnya belum selesai saya sudah tinggalkan untuk segera memberikan pelayanan kepada masyarakat saya,” ungkap Makmur Marbun.
“Saya menyadari bahwa saudara saya di DPRD juga perlu berdiskusi dengan kepala daerah daripada harus datang ke Kementerian Dalam Negeri, untuk itu saya menyarankan kepada Anggota DPRD untuk mengagendakan minimal satu kali dalam dua minggu kita duduk bersama dan membahas berbagai hal terkait penyelenggara pemerintahan dan konsep pembangunan ekonomi, sosial, budaya dan Perkembangan IKN, di Kabupaten PPU,” ujarnya.

Ini lanjut dia merupakan koreksi baginya dan menurutnya sesekali perlu memang mengadakan pertemuan informal seperti itu minimal sekali dalam sebulan pun dapat juga untuk bersama-sama membahas perkembangan pembangunan kabupaten PPU, meskipun terkesan ada sedikit kritik dari Anggota DPRD namun menurutnya itu bagus dan dirinya menerimanya.
Perjalanan jurnalistik direncanakan mengunjungi Kantor Pemkot Yogyakarta untuk mengadopsi sistem kerja jurnalis profesional di Yogyakarta, sekaligus dalam rangka kajian wawasan karena kerja jurnalis di PPU akan segera mengalami perubahan, terlebih dengan kehadiran IKN.
Makmur Marbun didampingi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Penajam Paser Utara Khaeruddin mengatakan, Wartawan baginya adalah mitra dan ia tak meminta apa yang diberitakan harus terbaik untuk dirinya sendiri, namun lebih jauh ia harus diingat bahwa berita yang ditulis dan diupload dibaca oleh seluruh dunia.
“Untuk itu silahkan buat berita yang sesuai fakta di lapangan, namun harus berita yang berimbang, karena tanpa informasi yang berimbang serta objektif, pembangunan PPU yang saat ini sudah menjadi IKN tidak bisa berjalan maksimal,” tutupnya. (Iskandar/Edison Jalal)


